Ketika Cinta Terhalang Agama

| 4 December 2011 | 26 Comments

Dear, Sobat Taman Cinta

Pernahkah kalian merasakan jatuh cinta pada seseorang yang “berbeda agama”? Atau malah saat ini sedang menjalin hubungan cinta dengan seseorang yang berbeda keyakinan dengan kita?

Jatuh cinta adalah hak setiap orang dan naluri yang tidak bisa dihalangi untuk ada, sebab Tuhan menciptakan kita dengan cinta dan kita diharapkan juga mencintai Tuhan dalam menjalani kehidupan. Tetapi, ketika kita harus jatuh cinta pada sosok yang berbeda agama, coba kembali sejenak berfikir.

Mencintai siapapun boleh saja, tetapi setidaknya kadar cinta itu harus dikontrol yang sesuai dengan kondisinya. Jangan sampai cinta yang kita punya menjadi biang masalah dikemudian hari. Masih terlalu banyak orang yang memiliki keyakinan sama dengan kita, lantas mengapa harus memilih yang berbeda yang nantinya akan mendatangkan masalah yang lebih rumit.

Sekali lagi, taman cinta hanya mencoba memberikan pandangan, betapa cinta mampu mengubah kondisi hati-hati kita, namun sebagai manusia, kita juga harus memiliki pengendalian diri terhadap rasa yang ada dalam hati. Jatuh cinta itu hak siapa saja, tetapi alangkah baiknya jika dikendalikan dalam bentuk dan kadar yang sewajarnya serta pada sosok yang sejalan dengan kita.

 

Salam taman cinta

Category: Coretan

Comments (26)

Trackback URL | Comments RSS Feed

  1. khrisna shila says:

    Saya mempunyai pacar, kami saling mencintai. tapi keyakinan kita berbeda, saya kristen katholik dan pacar saya muslim.kami sangat mempertahankan cinta kita demikian juga dengan keyakinan kita. orang tua dari pacar saya tidak menyetujui hubungan kami. tampak ketika pertama kali saya di ajak main ke rumahnya, kedua orang tuanya tidak mau menemui saya. sakit rasanya.
    ini cerita saya.
    trims

  2. Penata Taman says:

    Kisah Anda juga mengingatkan saya dengan seorang sahabat saya yang akhirnya memutuskan hubungan itu dengan alasan jangka panjang (nasib anak2 di mata kedua pihak keluarga)

    Saran admin taman cinta:
    Diskusikan dan cari jalan keluar
    Bersakit2 dahulu bahagia kemudian :D

  3. zeze says:

    q mncintai sese0rg yg bragama katholik sdgkn q se0rg muslim. km saling mncintai. apa slh? bkankah smua’ agma tuh bner

    • Penata Taman says:

      Bukan cinta yang salah
      Rasa yang datang dalam kondisi yang berbeda dan perbedaan yang sangat prinsipil

      Saran admin:
      Kembali kepada diskusi masing2 pasangan
      Jika bertekad bulat menghadapi segala jenis halangan dan cobaan kedepan yaaa silakan menjalaninya

      Soal agama, semua pada dasarnya mengajarkan pada kebaikan namun terkadang ada hal “prinsip” yang memang selalu menjadi pemicu pertengkaran, perselisihan bahkan masalah baru.
      Mungkin bukan saat ini tetapi besok, lusa ataupun nanti

  4. Ratna says:

    aku sangat menyayangi dia,, 5 tahun kita bersama,,tapi awal tahun 2012 dia berubah dab tidak mau meneruskan hubungan kita,,, yah,,,di karenakan kita berbeda agama,,aku muslim dia batak khatolik,,sakit rasanya,,,aku masih menghubungi dia terus walaupun dia sering mencuekin aku,, aku sangat menyayangi dia,,walau bagaimanapun,,aku dan dia ga akan bersama,,,aku berusaha terus melupakannya,dengan mencari pasangan yang seagama denganku,,,
    aku akan berusaha terys melupakannya,,,walaupun sakit dan sulit,,,semoga allah membantuku,,

    • Penata Taman says:

      Tidak usah berusaha sekuat mungkin melupakan sebab semakin berusaha maka semakin sulit
      Yang mesti dilakukan adalah menjalani hari-hari selanjutnya dengan seharusnya, jika Anda bekerja maka fokus pada aktualisasi diri Anda pada pekerjaan tersebut.

      Ingat, MASA LALU tak pernah bisa HILANG
      Ia ibarat file yang semakin hari akan semakin ditumpuki dengan segala sesuatu yang terjadi disetiap detik kehidupan Anda
      Mungkin beberapa menit ke depan, besok atau kedepannya ia bisa terlupakan tetapi KETIKA ADA SAAT, SESUATU, SESEORANG atau apapun yang erat kaitannya dengan MASA LALU, maka secara spontan akan teringat lagi
      Tetapi ketika hal itu terjadi, MAKA TERSENYUMLAH sebab Anda masih punya masa lalu yang ketika mengenangnya dapat dijadikan pelajaran baru lagi :D

  5. Bayu says:

    Ini kisah yg sedang saya jalanin..

    • Penata Taman says:

      Kalau ingin berbagi TIPS membina hubungan demikian, silakan menghubungi Admin
      Kisah atau Tips Anda akan dimunculkan di web ini agar menjadi bahan referensi bagia pembaca lainnya
      Boleh jadi membantu bagi siapa saja yang mencari solusi… :D

  6. Surya P says:

    Akku seorang muslim sekarang akku sedang berhubungan dengan seorang yg beragama protesta. awalnyaa kita saling membatasi perasaan kita, karena kita sama sama tau jika hubungan ini tak bisa disatukan. lantas kita jalani hari seperti biasa, membiarkannya seperti air mengalir. lambat laun kita sudah melewati batas yg kita buat, kita semakin sayang n cinta. akku pun mulai terbiasa dg perbedaan kita, saling mengingatkan ibadah kita sungguh indah rasanya. lantas semua berubah saat dia mulai tersadar jika ini tak benar, maka ia putuskan agar kita menjadi adik kakak saja. sungguh kabar yg menyakitkan. entah semuanya smkin terasa sulit bagi.ku . kita pun menangis bersama karena ini, dia bilang ini sungguh tak mungkin. karena jika dilanjutkankan pastinya kita akan bertantangan deg Tuhan, keLuarga, n adat kita yg tak memungkinkan. akku benci keadaan seperti ini. akku ingin pertahanin ini n selalu mencuba jalan terbaik. apa ini salah??

    • Penata Taman says:

      Sepertinya kasus yang Anda alami sangat serius juga. Tetapi dengan melihat keadaan pasangan Anda yang sudah melepas diri, maka mungkin Anda sudah harus mencoba untuk lebih introspeksi tentang hubungan Anda dengan pasangan Anda.
      Berbeda agama memang sesuatu yg sangat rumit tetapi cobalah bersikap bijak dengan tidak mendahulukan ego.
      Bicarakan lebih baik lagi.
      Bukan cinta Anda yang salah. Sebab cinta hanya mengikuti hati yang merasakannya…

  7. caca says:

    hal yang sama yang kualami , aku menjalin hubingan dengan pria muslim sedangkan aku prostestan , kita udah jalanin hubungan selama 2 tahun susah senang kita lalui bersama kita selalu berjanji akan selalu bersama kita akan membangun keluarga bahagia punya anak banyak dan lucu lucu meskipun berbeda keyakinan tapi masalah terbesar adalah restu orang tua , orang tua ku tipe nya keras kalo udah keinginannya pasti harus di penuhi tidak ada yg berani melawannya. aku harus bagaimana apa aku harus akhiri sampai sini atau aku harus bertahan

    • Penata Taman says:

      Tidak ada ortu yang menginginkan keburukan untuk anaknya… Pertimbangan ortu mungkin jelas jadi coba bicara dari hati ke hati dengan ortu dulu, alasan mereka apa.
      Jika kemudian alasan tsb dapat diberikan tanggapan (tetap dg cara yg tenang, jangan berapi-api) coba sampaikan apa latar belakang perasaan itu ada.
      Coba dibedakan juga antara nafsu dan cinta sebab keduanya sangat tipis sekali ketika kita sudah sangat memiliki rasa dg lawan jenis.
      Semoga dimudahkan!

  8. rifqi says:

    saya agama islam sekarang pacaran sma cwe yg agamax kristen. tp saya synk bnget sma dia sampai” saya di suruh pindah tapi itu tdk mngkn saya melakukanx krna saya sma aja mnghiantin agama saya.. saya cmn minta solusix aja gimana klo pcrn yg brbda agama trus nkahx bda agama juga itu apkh bleh ?

    • Penata Taman says:

      Nikah beda agama memang boleh saja jika yg laki2nya Islam dengan tujuan bahwa nantinya akan membawa sang wanita ke dalam agama Islam.
      Tetapi jika sebaliknya alangkah ruginya sebagai kepala keluarga jika demikian.
      Menurut kami, sebaiknya menghindari sebelum menimbulkan masalah ke depannya :)

      Note: Terkadang kita dipertemukan dg orang yang salah sebelum dipertemukan dg orang yang benar-benar tepat menjadi pasangan kita :)

  9. Riska says:

    Saya seorang Muslim sedang dia seorang Khatolik. Hubungan kami slama 2th cukup berjalan baik, orangtua saya sangat menerimanya. Tapi pada akhirnya saya harus menerima kenyataan berpisah dengan dia, karena dia dijodohkan orangtuanya, tentu saja dengan wanita yang seiman dengannya. Saya sangat terpukul, terlebih saya mendengar dia akan menikah tahun ini. Saya belum bisa melukan dia dan jujur saya masih sangat menyayangi dia meski telah 1th berpisah dengannya.

    • Penata Taman says:

      Move on mbak Riska…

      Sekarang dia sudah bahagia dengan pasangannya. Bohong deh kalo ada cowok yang sudah menikah dengan cewek lantas rasa cintanya tidak tumbuh padahal sehari-hari bersama cewek tersebut. Cinta datang seiring kebersamaan itu memang benar adanya. Buktinya sejumlah pasangan yang menikah tanpa mengenal lebih dulu tetapi bisa menghadirkan cinta.

      Sabar mbak dan ikhlaskan…
      Sebab boleh jadi ia bukan yang baik bagimu dan coba berpikir positif kalau Tuhan sengaja memberikan cobaan itu karena menghindarkan mbak dari masalah berat di kemudian hari, misal: soal masa depan anak yang akan memeluk agama yg mana sementara ada si cowok yang mempunyai kuasa lebih tinggi dalam keluarga, tentu saja akan memasukkan semua anaknya ke agama ayahnya.
      Well move on and keep positive thinking yah :)

  10. as1 says:

    Nama saya putra saya dulu ketika kuliah mempunyai pacar, ia orang batak dan kami beda agama. Awal hubungan kita berjalan dengan baik sampai2 ia berkata pada saya “tidak tertutup kemungkinan ia akan pindah ke agama saya” saya pun sangat senang mendengarnya, demikian hari2 kami jalani banyak suka dan duka, sayapun main kerumah pacar saya dan keluarganya pun sangat terbuka pada saya, akan tetapi yang mereka tahu saya ini hanya sahabatnya dari pacar saya ini, maka kami memutuskan untuk backstreet. Kami berjalan hari demi hari kami lewati sampai akhirnya ibu dari pacar saya bertanya kepada pacar saya, “kapan qm akan memperkenalkan pacar qm kepada mamah”. *pacar saya baru pertama kali pacaran sama saya ketika kuliah. Pacar saya pun bingung dan akhirnya kami memutuskan untuk mengakhiri kisah kita ini setelah kami lulus nanti. Akhir dari perkuliahan pun tiba, dan semakin banyak masalah yang melanda kisah percintaan kami sampai akhirnya keluarganya pun tahu kalau pacar saya berpacaran dengan seseorang yang beda agama, dan akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hubungan yang hampir berjalan 2 thn. Saya sungguh tak bisa menerima itu semua, ia seorang wanita yang sangat baik, penyayang, saya tidak bisa melupakan semua kasih sayangnya kepada saya. “Saya hanya ingin berbagi cerita”. Terimakasih.

  11. sinta says:

    Saya wanitta beragama nasrani,,,saya pacaran dengan pria muslim sudah hampir 3tahun,,,,sebenar nya saya sudah memutuskan utk iikut agama pacar saya tp saya masih takut utk meniikah dengan dia karna saya memikirkan kesehatan ibu saya krn ibu saya tidak setuju….
    Gmn cara mengatasi nya…..makasi

    • Penata Taman says:

      Karena mbak berada di posisi wanita, maka sebaiknya mengikut nasehat ibu. Berbeda dengan laki-laki yang jauh memiliki tanggung jawab besar setelah berpisah dengan keluarga (ibu-ayah) dan memilih untuk berkeluarga (menikah dengan kekasih atau pilihan hidupnya)

      Wanita perlu restu yang “valid” sementara laki-laki tidak terlalu kuat dengan restu tsb. Yang penting sudah bisa bertanggungjawab, maka laki-laki bisa bebas menentukan pilihannya

      Kalo saran admin sih, utamakan kesehatan ibu :)

  12. no name says:

    Sempat menyukai seorang yg beragama khatolik dan aku muslim,,,. kita selalu bersama sampai rsa cinta ini tumbuh krna terbiasa., awalnya aku yakin dy akan mengikuti agamaku,.. tp teryata tidak,.. dia tdk bisa menentang ortunya,.. dan akhirnya kmi memutuskan utk tetap bersahabat,..
    ,..keputusan ini teryata benar,. aq telah menemukan seseorang yg menyayangiku tp hub qta ditentang karna perbedaan derajat,.. padahal qta se agama,. tp aq dan dia tetap akan berjuang demi cinta yg sdah kita ukir slama 6 th ini,.. semoga restu ortuku akan qta dpt dalam wktu dkt ini,. amin

    • Penata Taman says:

      Sedih juga yah mendengarkan cerita ini…

      Saran admin sih, coba kembali bicarakan ke orang tua, status itu akan menghasilkan dampak buruk apa jika berbeda, toh kita semua derajatnya sama di mata Tuha (yg membedakan hanyalah keimanan)

      Dan coba tanyakan pasangan, seberapa kuat mampu menjalani hubungan tanpa restu sebab seiring dengan berjalannya waktu, kadang rasa ikut pula terkikis. Dan itu tidak bisa disalahkan karena rasa yg ada di hati semua dariNya. DIA yg membolak-balikkan rasa di hati :D

      Semoga menemukan jalan keluar yah :D

  13. te em says:

    berawal dari perbedaan agama dan adat..saya muslim dari keluarga yang kental dengan adat jawa..sedangkan dia keturunan cina yg beragama kristen..lalu terjadi pertentangan keluarga..keluarga saya sulit untuk menerima dia,.demikian juga keluarganya menentang hubungan kami,.akhirnya kami sepakat untuk backstreet sampai saat yang tepat kami akan pergi jauh untuk hidup berdua..tpi sebelum itu terwujud dia telah dijodohkan dengan seseorang yang sudah dekat dengan keluarganya,.kami tak tau harus gimana lagi dan akhirnya untuk memisahkan kami,.dia beserta keluarga pindah ke luar kota,.untuk menempuhnya perlu waktu 10 jam..tapi sampai detik ini,.kami masih mencuri-curi kesempatan untuk bertemu..dengan alasan tugas dia sering ke kota saya,.demikian juga saya..salahkan saya yang masih berharap sebelum perjodohan itu berakhir dipernikahan???

    • Penata Taman says:

      Kalau dijodohkan, tentu ada alasan yang tepat dari orang tua yang kadang tdk dipahami oleh si anak…
      Coba kembali dibicarakan dengan kepala dingin. Atau kalau perlu bertemu juga dengan pihak calon yg menjadi jodoh pasangan Anda tsb.
      Rasanya terbuka akan menyelesaikan persoalan dibanding kalian berdua secara tidak langsung menyakiti perasaan si calon pasangan Anda. Padahal dia tdk bersalah dalam hal ini, hanya masuk karena keinginan ortu.
      So, kembali cari waktu untuk bicarakan, semoga mendapat jalan keluar…

  14. hamba allah says:

    saya telah membaca semua comen dan saran di web ini, sungguh sangat menyentuh hati saya.
    sekarang saya sedang mencintai seorang laki2 yang beragama khatolik, entah sampai kapan perasaan ini akan tetap untuk nya, meskipun saya tau akhir dari hubungan ini akan perpisah.., saya hanya ingin mencintai nya meskipun tak memiliki nya, saya bersyukur pd allah telah mengenal nya, saya dapat merasakan betapa indah nya cinta antara saya dan dia, saya berusaha untuk tidak egois dalam memaksakan kehendak untuk bersama nya,, saya jalani hari2 dengan mencintai dan selalu memberikan perhatian pada nya tanpa harus berpikir bahwa dia harus jadi milik saya..
    cintailah cinta seperti cinta itu tak menyakitkan, karna cinta itu indah,, syukuri perasan ini…, karna perasaan ini adalah anugrah…!! :-)

    • Penata Taman says:

      Yup, kadang cinta tidak harus memiliki dan itu diperlukan hati yang kuat agar rasa itu tetap ada :)

      Lambat laun rasa itu akan meredam (bukan hilang) dan akan tergantikan oleh cinta yang sudah dipilihkan Tuhan dan lebih baik pastinya…

      Terkadang, kita dipertemukan dengan orang yang tidak tepat untuk kita cintai sebelum dipertemukan dengan yang benar-benar tepat :D

      Keep Loving ^_^

Leave a Reply

*