Puisi Cinta Beda Agama

| 18 May 2012 | 11 Comments

Dear, sobat taman cinta

Berikut saya lampirkan Puisi Cinta Beda Agama. Puisi ini sengaja dikirimkan oleh Amma O’Chem sebagai bentuk kasih sayangnya terhadap seseorang yang kini harus menjalin hubungan percintaan karena beda agama. Beda agama menjadikan seseorang ini begitu tulus mencintai hingga harus menerima kekalahannya karena tidak mampu memiliki sang kekasih yang diinginkan hatinya.

Iman
Satu yang meyakinkan kita akanNya
Satu yang meyakinkan kita akan diri kita
Bahkan dengannya, aku mengenal cinta

Namun…
Nyatanya cinta dan iman harus berbeda rasa
Hatiku jatuh padamu yang tak bisa
Iman itu yang membuat kita berbeda

Cintaku semakin besar
Tetapi imanku juga harus semakin mekar
Pada diriNya yang begitu besar

Cinta kita hanyalah sepenggal kisah
Meski masih bersemi cerah
Hanya bisa melihatnya tak berarah

Tak pernah memaksamu memilih imanku
Atas dasar rasa cintaku
Meski jujurku, aku sangat mencintaimu

Iman
Cinta
Kau
dan Aku
Berbeda…

Nah, gimana sobat taman cinta???

Salam,

Taman Cinta

Tags: , , ,

Category: Puisi

Comments (11)

Trackback URL | Comments RSS Feed

Sites That Link to this Post

  1. Puisi Perbedaan Agama « shonialisdaryanti | 30 September 2012
  1. Dicky Ketchup says:

    wah., kata2nya bagus nich…
    boleh dibuat lagu donk ??

  2. Penata Taman says:

    Boleh aja :D
    Tinggal menunggu produser musik

  3. hendra says:

    ++ Puisi nya nyentuh banget ++ kalau d filmkan pasti netes air mata… (T_T)

  4. dwikiputra says:

    dah jatuh air mata gara” tu puisi
    pengalaman hidup

  5. maulana says:

    Puisi,y pas bnget dengan kisah percintaan ku skarang,
    tp aq sdang bingung, harus gimana aq sekarang :’(

  6. lely sharma says:

    Bagus bgt kata2nya…aku bingung dia bilang tidak akan prnah meninggalkanku dan ttp mencintaiku tapi dia tidak bisa menikah denganku..krn beda negara n agama :’(

    • Penata Taman says:

      Perlu dicari solusinya
      Jika negara, mungkin harus ada yang berkorban untuk berpindah kewarganegaraan
      Jika agama, sepertinya ini terlalu sensitif, perlu dibicarakan dengan “kepala dingin” antar kedua pihak keluarga :)

      Tetap semangat

Leave a Reply

*